KONFERENSI PERS “USUT TUNTAS TINDAKAN PENGANIAYAAN YANG BERAKIBAT KEMATIAN OLEH APARAT POLRES KENDARI TERHADAP Alm. ABDUL JALIL”

Posted on Updated on

DSC07221
Konferensi Pers yang dilaksanakan di Rock Cafe

Senin, 21 Juni 2016, Tim Advokasi bersama dengan Keluarga Alm. Abdul Jalil menggelar Konferensi Pers dengan Tema “Usut Tuntas Tindakan Penganiayaan yang Berakibat Kematian oleh Aparat Polres Kendari terhadap Alm. Abdul Jalil” di Rock Cafe. Tim advokasi ini terdiri dari 7 orang yang berasal dar lembaga masyarakat. Konferensi pers ini dihadiri oleh wartawan, baik dari media cetak maupun dari media elektronik. Dalam Konferensi Pers ini, tim advokasi mendesak Polda Sultra untuk mengusut tuntas kasus Alm. Jalil dan mengungkap kebenarannya. Tim Advokasi menilai ada beberapa kejanggalan yang ditemukan yang tidak sesuai dengan fakta seperti adanya LP dari korban yang mengaku bahwa Alm. Jalil memperkosa korban dan melakukan pembegalan, penangkapan yang dilakukan tidak disertai dengan surat penangkapan serta penyiksaan yang dilakukan oleh pihak Polres yang mengakibatkan Alm. Jalil meninggal dunia. Adanya kejanggalan-kejanggalan dalam kasus ini, membuat tim advokasi untuk mengusut tuntas kasus ini.

Konferensi Pers ini juga dihadiri oleh perwakilan dari KontraS Nasional, Satrio Wiratanu yang merupakan anggota dari tim advokasi ini. Beliau menuturkan bahwa sejak Juli 2015 sudah terjadi 134 kasus penganiayaan dan kasus Alm. Jalil ini merupakan kasus yang ke 135. Dari 135 kasus, terdapat 99 kasus yang penganiayaannya dilakukan oleh pihak polisi kepada pelaku. Beliau menuturkan bahwa ia akan membawa kasus ini ke pusat akan bertemu dengan Kabareskrim dan meminta agar kasus ini menjadi prioritas dalam penyelesaiannya.

DSC07202
Konferensi Pers yang dilaksanakan di Rock Cafe

Selain itu penuturan lebih lanjut diungkapkan oleh Anselmus A R M dari Lembaga Bantuan Hukum Kota Kendari mengenai kasus ini. Beliau mengungkapkan bahwa pada proses penangkapan Alm. Jalil sama dengan penculikan. Beliau menduga bahwa latar belakang profesi sebagai staf BNN menjadi penyebab tertangkapnya Alm. Jalil. Data LBH Kendari mendapati ada 3 kasus kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak polisi.   Beliau menegaskan agar SOP diberlakukan sesuai dengan prosedur.

Dari konferensi pers ini diharapkan kerja sama antara tim advokasi dan wartawan untuk sama-sama mengungkap kebenaran kasus ini dengan adanya keterbukaan informasi. Tim advokasi dan keluarga korban berharap agar wartawan membantu dan meminta Polres atau Polda untuk memediasi dan bertemu dengan korban.

 

Pemberitaan dapat dilihat langsung pada media lokal di: http://ww1.sultrakini.com/perdata/8-lembaga-bersatu-usut-kasus-jalil-ajukan-tujuh-tuntutan-2155.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s