hivos

Workshop Perencanaan Bisnis dan Pengembangan Usaha Komunitas JARPUK ( Jaringan Perempuan Usaha Kecil ) Kota Kendari

Posted on Updated on

Kendari – Aliansi Perempuan Sulawesi Tenggara bekerjasama dengan JARPUK (Jaringan Perempuan Usaha Kecil) menyelenggarakan workshop perencanaan bisnis dan pengembangan usaha bagi JARPUK kota Kendari. Workshop ini diselenggarakan selama dua hari (6-7 Februari 2014) di hotel Liras, Andunohu. Dalam penyelenggaraan kegiatan ini Aliansi Perempuan didukung oleh HIVOS (Human Institute for Cooperation) dan ASPUK.

???????????????????????????????

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca entri selengkapnya »

ALPEN SULTRA BEKERJA BERSAMA PEREMPUAN BAJO DALAM PENYADARAN HAK KESEHATAN REPRODUKSI DAN HAK SEKSUAL.

Posted on Updated on

Program Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang saat ini dilaksanakan oleh ALPEN SULTRA kerjasama HIVOS di Pulau saponda akan berjalan selama 10 bulan. Saat ini  telah memasuki bulan ke-4. Selama itu pula para fasilitator desa dengan gencar melakukan kampanye dan pendampingan dengan hidup bersama masyarakat saponda untuk membangun kesadaran perempuan bajo terhadap hak reproduksi dan seksual mereka.

Untuk mencapai tujuan program, ALPEN SULTRA melakukan tahapan kegiatan melalui seri pendidikan KESPRO dalam diskusi kampung terstruktur serta kunjungan rumah intensif. Kunjungan rumah merupakan point dari program ini. Melalui kunjungan rumah, banyak sekali masalah kesehatan reproduksi perempuan yang diketahui dalam kondisi yang sudah parah, seperti kista dan keputihan yang sudah menahun.

Program membangun kesadaran untuk KESPRO di pulau Saponda ini dimulai ketika ALPEN SULTRA masuk dengan kegiatan penguatan ekonomi mikro untuk kelompok perempuan  pesisir di teluk Kendari. Hasil survey kesehatan reproduksi menunjukkan tingginya penyakit yang disebabkan oleh ketidakpahaman  tentang kesehatan reproduksi, tingginya angka kawin muda dan aborsi tidak aman.

Sesungguhnya target program kespro ini bukan hanya pada perempuan berkeluarga namun juga  membangun kesadaran tokoh agama dan tokoh adat, para suami, laki-laki muda serta perempuan muda. Kesadaran semua pihak akan membantu perempuan keluar dari kemiskinan, mengantarkan perempuan hidup tanpa kekerasan serta menolong diri mereka sendiri untuk sadar dan saling menghargai atas hak individu untuk bebas dari segala macam ketakutan terhadap ancaman kemiskinan dan kekerasan.

Untuk memastikan program ini berjalan sesuai target program, maka pada hari kamis (08/07/2010), untuk pertama kalinya tim monitoring dan evaluasi turun lapangan. Dalam MONEV tersebut dibahas beberapa item yang dilakukan  oleh para faslitator desa, diantaranya sejauh mana pencapaian program kesehatan reproduksi (Kespro) dan strategi yang dilakukan para fasdes dalam penyampain isi program  kepada masyarakat . Tim MONEV menilai, saat ini pencapaian program telah mencapai 10% dari target program. Tim Monev menyarankan untuk meningkatkan kreativitas pendampingan agar capaian program sesuai target.

Untuk mendukung pencapaian program, staf media dan publikasi ALPEN SULTRA membuat dokumentasi film. Selain menjadi dokumen program, juga akan dipublikasikan secara luas kepada masyarakat kota kendari dan sekitarnya, sebagai pembelajaran membangun kesadaran kespro, melalui kerjasama dengan media televisi lokal. Untuk memberikan dampak program lebih luas kepada perempuan bajo, ALPEN SULTRA juga menempatkan fasdes di desa Bajo Indah dan Leppe, dimana komunitas bajo bermukim. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas kepada perempuan Bajo di luar daerah sasaran program.