Advokasi ~ Advocacy

advocacy graphic

BIDANG ADVOKASI

Bidang advokasi yang tujuannya melakukan pembelaan terhadap hak-hak perempuan, termasuk perempuan usaha kecil. Lebih rinci lagi, bidang advokasi ini mencakup advokasi kebijakan dan penanganan kasus.

Studi Kasus: Advokasi kebijakan

Gender budget merupakan program yang dilaksanakan atas kerjasama ALPEN – SULTRA, ASPPUK dan PARTNERSHIP. Program ini meliputi rangkaian kegiatan yaitu diskusi kampung, workshop, FGD dan lobby &hearing (dialog). Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan di Kabupaten Kolaka, dan Muna serta Kota Kendari.

Program ini dilakukan selama rentang waktu 2005 – 2006, hal ini dikarenakan waktu pelaksanaannya harus disesuaikan dengan pihak-pihak yang terkait seperti anggota dewan, instansi (dinas kesehatan dan pendidikan) dan juga fasilitator. Program ini diawali dengan diskusi kampung yang bertujuan menggali informasi ketimpangan, kebutuhan dan suara masyarakat marginal yaitu perempuan, anak dan kalangan masyarakat miskin. Perwakilan dari setiap lokasi diskusi kampung beserta perwakilan dari lembaga masyarakat lannya dan juga LSM serta ormas diundang untuk duduk bersama dengan narasumber dari BAPPEDA dan anggota dewan untuk mengetahui alur dan apakah sesuangguhnya anggaran itu dan bagaimana proses pembuatannya sampai menjadi yang dinamakan APBD dalam forum Workshop. Hasil-hasil workshop didiskusikan dengan lebih terfokus dengan menghadirkan pengamat dari Fitra Sijar untuk menyususn langkah-langkah strategis untuk mendorong anggaran yang berperspektif gender dalam FGD. Forum yang terbentuk dari FGD kemudian mengemukakan kritikannya kepada instansi terkait dan anggota dewan dalam forum dialog (lobi dan hearing).

gender budgetweb

Studi Kasus: Advokasi Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Salah satu contoh kasus (2003) yang pernah dilakukan oleh ALPEN Sultra yakni mengenai kasus pelecehan seksual terhadap beberapa Polwan di jajaran POLDA sultra yang dilakukan oleh Edi Susilo yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. ALPEN Sutra menerima keluhan dari korban pelecehan seksual dan melakukan pengkajian-pengkajian untuk memperoleh bukti atas peristiwa tersebut, selain itu ALPEN Sultra bersama mitra kerjanya (KPI dan SP) melakukan beberapa aksi untuk menekan peristriwa itu seperti aksi demonstrasi ke DPRD Prov, KAPOLDA dan Pemerintah Daerah, untuk menuntut penyelesaian kasus tersebut. Dan hasilnya pada tahun yang sama berdasarkan bukti yang diperoleh pihak KAPOLRI mencopot KAPOLDA Sultra yang di jabat oleh Edi Susilo saat itu.

Salah satu contoh advokasi kebijakan yang dilakukan oleh ALPEN Sultra yakni pada tahun 2007, dengan lahirnya sebuah perda pelayanan koban tindak kekerasan di Kota Kendari. Kebijakan ini lahir berdasarkan peran ALPEN Sultra dalam menangani kasus korban tindak kekerasan terhadap perempuan di kota kendari, sehingga Anggota DPRD Kota Kendari melibatkan ALPEN Sultra dalam penyusunan draft, perencanaan dan implementasi pada Perda ini.

advocacy 1

ADVOCACY PROGRAM

ALPEN’s advocacy programs aim to defend the rights of women, including women managing small businesses. ALPEN engages in policy advocacy at different organisational and governmental levels and conducts individual case handling in order to achieve this aim.

Case Study: Policy advocacy – Gender Budget

The gender budget program was conducted by ALPEN in collaboration with ASPPUK . This program included a series of activities, namely village-based discussions, workshops, lobbying and focus group discussions. These activities were conducted in the Kolaka and Muna districts and in the city of Kendari. This program was implemented during 2005 and 2006, and involved relevant council members, institutions (health and education agencies), community members and facilitators. This program began with a discussion about the aims of villages and associated information imbalances, the needs of marginalised communities and the need for a voice for women, children and the poor.

Representatives from each of the villages attended discussions with representatives from other community-based organisations and NGOs along with government staff from BAPPEDA (provincial planning and development department) and relevant board members. The focus of the discussions was aimed at finding out about the budget process and workshops were conducted on ways to produce a gender budget. Focus group discussions were conducted that formulated strategic steps to encourage the use of gender budgets and were observed by FITRA Sijar (an NGO specialising in transparency). Focus group discussions also revealed a number of criticisms and issues which were communicated to the relevant institutions and board members attending the forums.

Case Study: Violence against women

ALPEN has been a strong advocate for ending violence against women in Southeast Sulawesi. ALPEN receives complaints from victims of sexual harassment and violence, conducts case reviews, obtains evidence relating to these events and, in partnership with legal organisations such as SP KPI, instigates appropriate actions such as organising court proceedings and lobbying at a local and provincial government level to demand the settlements of these cases. ALPEN has also been critically engaged in developing and implementing policies and regulations aimed at ending violence against the women of Southeast Sulawesi.

Iklan

2 thoughts on “Advokasi ~ Advocacy

    qhoqhom atifah said:
    Januari 24, 2014 pukul 9:46 am

    ini blog sngat bagus jdi reerensi sya,trimksih ya.salam sukses selalu!

      ALPEN SULTRA responded:
      Januari 27, 2014 pukul 10:44 am

      Terimakasih 🙂 semoga memberikan inspirasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s